Sebagai dosen, ada beberapa usaha kreatif yang saya lakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yaitu dengan memanfaatkan berbagai aplikasi dan platform pembelajaran seperti : 1) google form untuk memberikan kuis interaktif kepada mahasiswa yang bisa diikuti secara langsung untuk meningkatkan pemahaman dengan menyenangkan, berikut linknya https://forms.gle/tLgQNbTaj1uRRyH88. 2) Membuat video pembelajaran dengan menggunakan aplikasi canva untuk membuat penjelasan yang lebih visual, Video ini membantu mahasiswa untuk belajar di luar jam perkuliahan, dan mahasiswa bisa mengulang materi sesuai kebutuhan. 3) PowerPoint untuk memudahkan mahsiswa diskusi kelompok, Saya mendorong mahasiswa untuk belajar melalui kolaborasi dengan teman-temannya. Dengan metode diskusi kelompok, mereka dapat bertukar ide dan saling mengoreksi, yang mempercepat pemahaman dan memotivasi mereka untuk berpartisipasi lebih aktif dalam perkuliahan. 4) Pemberdayaan Media Sosial, mendorong mahasiswa untuk membuat flayer sebagai bagian dari tugas kuliah konten edukasi di media social dalam format yang menarik. 5) Kegiatan Berbasis Riset, mengarahkan mahasiswa untuk melakukan penelitian kecil sesuai dengan materi yang diajarkan. Hasilnya bisa berupa makalah, poster, presentasi, atau terlibat dalam proyek penelitian dosen.
Dampak dari usaha kreatif pemanfaatan berbagai aplikasi dan platform pembelajaran, yaitu: Mahasiswa bisa mengakses materi kapan saja dan di mana saja, bahkan di luar jam pembelajaran ini memberikan fleksibilitas dan memungkinkan pembelajaran yang lebih mandiri. Mahasiswa terlibat lebih aktif dan menarik sehingga mengurangi kebosanan dan kejenuhan dalam proses pembelajaran, membuat pengalaman belajar lebih menarik dan menyenangkan. Mahasiswa bisa mengakses ke berbagai sumber pembelajaran seperti video, artikel, dan materi interaktif yang memperkaya pengalaman belajar serta kemandirian dan tanggung jawab mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi. Pengembangan keterampilan berpikir kritis dan problem-solving sehingga mahasiswa mampu untuk mengemukakan ide dan menganalisis sudut pandang lain. Persiapan lebih baik untuk dunia kerja karena mahasiswa lebih terbiasa dengan perubahan teknologi dan tuntutan pekerjaan yang dinamis. Mahasiswa dapat membuat konten inovatif seperti video, flayer dari aplikasi capcut, canva dan lainnya sebagai bagian dari tugas mereka. Mahasiswa belajar mengatur waktu dengan baik karena deadline dan tugas terintegrasi dalam platform teknologi.
Sebagai dosen saya memberikan contoh kedisiplinan kepada mahasiswa dalam pelaksanaan pembelajaran seperti selalu datang ke kelas sebelum waktu dimulai dan memulai pembelajaran tepat waktu. Jika waktu pembelajaran berakhir, segera menyelesaikan aktivitas dengan menghormati jadwal berikutnya, memberikan tugas dengan tenggat waktu yang jelas, mengoreksi dan mengembalikan hasilnya sesuai jadwal yang dijanjikan kepada mahasiswa. Menunjukkan sikap menghormati waktu diskusi, dan menjaga fokus saat mahasiswa berbicara atau menjawab pertanyaan, mematikan atau mengatur ponsel agar tidak mengganggu kelas, menyiapkan bahan ajar, media pembelajaran, dan RPS jauh hari sebelumnya sehingga proses belajar mengajar berjalan lancar tanpa hambatan teknis. Menjalankan ujian atau evaluasi sesuai waktu yang telah dijadwalkan, serta melaporkan hasilnya kepada mahasiswa dan ketua program studi sesuai dengan tenggat waktu. Jika ada mahasiswa yang memerlukan bimbingan tambahan, menetapkan waktu yang pasti dan konsisten untuk konsultasi atau bimbingan. Dengan menerapkan kedisiplinan, saya tidak hanya menciptakan lingkungan belajar yang terstruktur tetapi juga menjadi teladan positif bagi mahasiswa.
Keteladanan yang saya lakukan dalam pelaksanaan pembelajaran bukan hanya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, tetapi juga membangun karakter mahasiswa yang bertanggung jawab, profesional, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.. Dengan menunjukkan sikap disiplin, profesionalisme, persiapan yang matang, dan penghargaan terhadap waktu, saya menjadi role model yang mendorong mahasiswa untuk mengadopsi nilai-nilai yang serupa dalam kehidupan akademik maupun profesional. Pendekatan seperti pembelajaran berbasis diskusi, penggunaan teknologi, dan pemberian umpan balik konstruktif tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran tetapi juga membangun keterampilan kolaborasi, inovasi, dan kemandirian mahasiswa. Selain itu rendah hati, peduli, dan berkomitmen terhadap etika dan integritas mengajarkan pentingnya empati, kejujuran, dan tanggung jawab. Secara keseluruhan, dosen yang memberikan keteladanan dalam berbagai aspek pembelajaran mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang inspiratif, memotivasi mahasiswa untuk belajar secara berkelanjutan, dan mempersiapkan mereka menjadi individu yang kompeten dan berintegritas di masa depan. Keteladanan ini tidak hanya sebatas pada materi yang diajarkan, tetapi juga melalui sikap, nilai, dan pendekatan pengajaran yang ditunjukkan.
Contoh nyata keterbukaan terhadap kritik dalam pelaksanaan pembelajaran yang saya lakukan sebagai dosen adalah jika ada mahasiswa yang menunjukkan bahwa ada kesalahan dalam penjelasan atau materi, menerima kritik tersebut dengan lapang dada, memberikan apresiasi kepada mahasiswa tersebut, dan segera memperbaikinya di depan kelas. Ketika pimpinan atau kolega menyampaikan masukan atau kritik terkait pembelajaran yang saya lakukan, mendengarkan dengan tenang, mengucapkan terima kasih atas perhatian mereka, dan menerima solusi atau penjelasan yang relevan. Melibatkan mahasiswa dalam Perbaikan Metode Pembelajaran mendiskusikan bagaimana cara terbaik untuk memperbaiki metode pengajaran agar lebih efektif dan menarik bagi mereka. Mengadakan sesi refleksi di akhir pembelajaran, di mana mahasiswa diberi kesempatan untuk memberikan masukan tentang cara mengajar, materi, atau metode yang digunakan. Kritik yang disampaikan diterima dengan sikap positif dan disampaikan ucapan terima kasih atas masukannya. Menyediakan kuesioner anonim untuk mahasiswa, sehingga mereka merasa bebas menyampaikan kritik tanpa rasa takut. Kritik tersebut kemudian dipertimbangkan untuk perbaikan ke depan.
Produk karya ilmiah buku saya diantaranya Buku Pendidikan Akhlak dipublikasikan oleh CV Pustaka Media Guru tahun 2019; Buku Pendidikan Anak Usia Dini dipublikasikan oleh AE Publishing tahun 2020; Buku Ushul Fiqih dipublikasikan oleh AE Publishing tahun 2020; Buku Akhlak Tasawuf dipublikasikan oleh CV. Pena Persada tahun 2021; buku kolaborasi Dasar-Dasar Ilmu Manajemen dipublikasikan oleh Dotplus Publisher tahun 2021; buku kolaborasi Administrasi Pendidikan dipublikasikan oleh Widina tahun 2021; buku kolaborasi Manajemen Pendidikan dipublikasikan oleh Widina tahun 2022; Ulumul Qur'an sebuah pengantar dipublikasikan oleh STAI-JM Press tahun 2022; buku kolaborasi Sosiologi Pendidikan dipublikasikan oleh CV Widina Media Utama tahun 2024. Adapun makna dan kegunaannya dalam pengembangan keilmuan diantaranya : menjadi sarana untuk menyebarluaskan hasil penelitian dan pemikiran baru kepada masyarakat akademik maupun umum, sebagai dokumentasi keilmuan yang berisi teori, metode, atau temuan yang dapat dijadikan rujukan untuk penelitian selanjutnya, menjadi salah satu indikator kontribusi saya terhadap perkembangan ilmu di bidang tertentu, sebagai referensi dalam penulisan artikel ilmiah, tugas akhir, atau skripsi, sehingga memperkaya wacana keilmuan. Ide-ide yang dituangkan dalam buku dapat menjadi landasan atau inspirasi bagi penelitian baru, memperluas cakupan ilmu pengetahuan.
Makna dan kegunaan buku yang telah saya hasilkan dalam pengembangan keilmuan dapat digunakan sebagai bahan ajar, membantu mahasiswa memahami materi yang diajarkan secara lebih mendalam, untuk menyajikan pengetahuan dalam bentuk yang terstruktur, menjadikannya referensi jangka panjang di bidang tertentu, membantu menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan kebutuhan praktis di lapangan, memastikan kesesuaian antara materi ajar dan perkembangan terbaru di bidang ilmu, mendorong mahasiswa dan akademisi untuk mengembangkan ide dan inovasi lebih lanjut, mencerminkan sejauh mana suatu disiplin ilmu berkembang di tingkat lokal, nasional. buku dan jurnal dosen tidak hanya memiliki peran besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi alat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. Keduanya menciptakan sinergi antara teori, penelitian, dan praktik yang relevan, jurnal yang saya terbitkan memiliki kegunaan seperti menjadi media utama untuk mempublikasikan hasil penelitian terkini, menjadikannya referensi mutakhir bagi akademisi dan mahasiswa, Jurnal berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan dengan memperluas kajian di bidang tertentu dan membuka peluang untuk penelitian lanjutan.
Buku dan jurnal memiliki nilai inovatif untuk menghadirkan penelitian, pengajaran, atau penerapan ilmu, yang membuka peluang eksplorasi lebih lanjut, sehinga inovasi yang di hasilkan berorientasi pada pemecahan masalah nyata di masyarakat, menjadikannya relevan tidak hanya secara akademis tetapi juga aplikatif untuk memperkenalkan konsep atau pendekatan baru yang memberikan kontribusi signifikan pada perkembangan suatu bidang ilmu. Tentunya saya sebagai dosen memamahi ciri-ciri karya inovatif itu seperi: konten yang unik yang menawarkan perspektif atau data yang belum pernah diterbitkan sebelumnya. Relevansi dengan tren terkini, menjawab kebutuhan atau tantangan di era modern, misalnya perkembangan teknologi, perubahan sosial, atau tantangan global seperti lingkungan. Integrasi teori dan praktik, menghubungkan kerangka teoretis dengan penerapannya, sehingga berguna dalam konteks pendidikan maupun industri. Dengan demikian buku dan jurnal yang inovatif mencerminkan kreativitas dan daya saing akademisi dalam menjawab tantangan zaman. Karya-karya ini memperkaya literatur keilmuan, memberikan dampak praktis, serta menginspirasi pengembangan lebih lanjut baik dalam konteks penelitian maupun pendidikan.
Contoh nyata konsistensi saya dalam pengembangan keilmuan/keahlian saya aktif menulis artikel ilmiah dan menerbitkannya di jurnal bereputasi secara berkala, menerbitkan minimal dua artikel setiap tahun sesuai bidang keahlian, baik di jurnal nasional maupun internasional. Secara rutin menghadiri konferensi akademik, baik sebagai peserta maupun pemateri, untuk berbagi hasil penelitian dan memperbarui pengetahuan sesuai perkembangan terbaru, membimbing mahasiswa dalam penyusunan skripsi dengan fokus pada topik-topik yang relevan dan terkini, serta menghasilkan publikasi bersama sebagai hasil penelitian. Secara berkesinambungan menulis atau merevisi buku ajar, modul, atau bahan pembelajaran berbasis perkembangan ilmu terbaru agar sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Mengikuti pelatihan, workshop secara rutin untuk memperdalam keahlian. Secara konsisten terlibat dalam proyek penelitian dan pengabdian, baik mandiri maupun kolaboratif, untuk menjawab permasalahan nyata di masyarakat. Meninjau dan memperbarui silabus serta materi perkuliahan setiap semester agar sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan terkini. Hasil penelitian yang dilakukan secara berkesinambungan diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran sehingga mahasiswa mendapatkan materi yang relevan dan aplikatif, berikut link jurnal saya : https://scholar.google.com/citations?user=yc90zh8AAAAJ&hl=id.
Contoh nyata target kerja saya sebagai dosen Pendidikan Agama Islam dalam pengembangan keilmuan/keahlian diantaranya : Dua publikasi per tahun di jurnal nasional terakreditasi atau terindeks sinta, mengajukan dan menyelesaikan proposal penelitian hibah dari institusi, menyelesaikan satu buku ajar per dua tahun yang relevan dengan mata kuliah yang diajarkan, membuat modul pembelajaran berbasis teknologi seperti video pembelajaran, atau aplikasi interaktif untuk digunakan oleh mahasiswa, menjadi pemakalah pada konferensi nasional dan konferensi internasional, menyelenggarakan seminar internal di kampus untuk berbagi temuan penelitian dengan kolega dan mahasiswa, membimbing mahasiswa untuk menghasilkan publikasi ilmiah dari tugas akhir, melibatkan mahasiswa sebagai asisten dalam proyek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga mereka mendapatkan pengalaman langsung di lapangan, mengukuhkan diri sebagai ahli dalam bidang tertentu dengan menyusun karya dan mengikuti kegiatan yang relevan secara konsisten. Target kerja ini menjadi tolok ukur nyata bagi saya untuk terus berkembang secara profesional dan berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan, pembelajaran, dan masyarakat luas.
Contoh nyata penerapan ilmu/keahlian dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat saya melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Pelatihan Khutbah Jumat Pada Santri Pondok Pesantren Modern Fatimah Azzikra Paluh Nipah Pematang Cengal Tanjung Pura pada tahun 2024”. Judul PKM “Pendampingan dan Pelatihan Microsoft Office Untuk Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa STAI-JM dan Guru YASPEND Ar-Ridha Tanjung Pura pada tahun 2024”. Judul PKM “Permainan Tradisional Dan Literasi Digital Untuk Mengurangi Kecanduan Game Online di Desa Pantai Cermin, pada tahun 2023”, Judul PKM “Sosialisasi Pentingnya Minat Membaca Bagi Siswa Melalui Perpustakaan Sekolah di MTs Jam’iyah Mahmudiyah, pada tahun 2023”. Judul PKM “Pelatihan Pembuatan Makanan Keripik Sebagai Ide Kewirausahaan Bagi Masyarakat Di Desa Bukit Selamat Kecamatan Besitang, padatahun 2023:. Judul PKM “Pelatihan Metode Every Is A Teacher Here Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Berfikir Kreatif Bagi Guru Di MTs Muhammadiyah Tanjung Pura, pada tahun 2018). Judul PKM ” Pelatihan Meningkatkan Keterampilan Guru Dalam Merancang Dan Mengajar Untuk Siswa SD/MI Berdasarkan Kurikulum 2013 pada tahun 2021”. berikut artikel jurnal PKM tersebut : https://docs.google.com/document/d/1PZZHbY6hUIFoiL8dhP0OYl52NajvPANyZcGx17AXOog/edit?usp=sharing
Dampak perubahan terhadap kegiatan Pelatihan Khutbah Jumat Pada Santri Pondok Pesantren Modern Fatimah Azzikra Paluh Nipah Pematang Cengal Tanjung Pura pada tahun 2024 peserta pelatihan memahami tata cara menjadi imam dan khatib yang baik, termasuk penguasaan materi keagamaan, adab, dan teknik berbicara di depan umum. Dampaknya Remaja lebih siap untuk menjadi pemimpin. Kemampuan berbicara di depan jamaah dan memimpin shalat meningkatkan rasa percaya diri. Melalui pelatihan ini, peserta didorong untuk mengaplikasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, seperti tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Dampaknya: peserta cenderung menjadi teladan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan aktivitas positif ini, peserta terhindar dari pengaruh buruk, seperti pergaulan bebas atau kenakalan remaja. Selanjutnya kegiatan PKM Pendampingan dan Pelatihan Microsoft Office Untuk Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa STAI-JM dan Guru YASPEND Ar-Ridha Tanjung Pura, dampaknya: Peserta menjadi lebih terampil dalam menggunakan aplikasi Microsoft Office seperti Word, Excel, PowerPoint untuk keperluan akademik dan administrative serta dapat menyelesaikan tugas-tugas lebih cepat dan lebih rapi. Peserta merasa lebih percaya diri karena memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja atau pendidikan modern. Kompetensi peserta meningkat, sehingga dapat bersaing dalam menghadapi tantangan pendidikan berbasis teknologi.
Dukungan masyarakat terhadap kegiatan pengabdian yang saya lakukan Pelatihan Khutbah Jumat Pada Santri Pondok Pesantren Modern Fatimah Azzikra Paluh Nipah Pematang Cengal Tanjung Pura dan Pendampingan dan Pelatihan Microsoft Office Untuk Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa STAI-JM dan Guru YASPEND Ar-Ridha Tanjung Pura, seperti menyediakan tempat dan fasilitas untuk pelatihan, menerima dan mendukung kegiatan dan menciptakan lingkungan yang kondusif, memotivasi untuk terus melakukan pengabdian, mendukung pembiayaan atau menyediakan kebutuhan untuk kegiatan, seperti bahan pelatihan, alat kerja, atau konsumsi, membantu agar cakupan manfaatnya meluas, memberikan masukan atau evaluasi yang membantu menyempurnakan program agar sesuai dengan kebutuhan lokal, membangun hubungan kepercayaan antara lembaga pendidikan dan perguruan tinggi, memberikan dukungan moral, memotivasi warga untuk terlibat, dan membantu menyelesaikan kendala yang muncul. Dengan dukungan masyarakat yang kuat, kegiatan pengabdian masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak. Dukungan ini juga mempererat hubungan antara lembaga pendidikan dan masyarakat sebagai mitra pembangunan serta memberikan dampak jangka panjang dari program-program tersebut.
Kemampuan berkomunikasi saya dalam pengabdian kepada masyarakat sangatlah perlu memiliki kemampuan komunikasi yang jelas dan mudah dipahami, menggunakan pendekatan yang sesuai dengan audiens misalnya mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari, salah satu contoh saya mengajak peserta pelatihan untuk berbagi pengalaman tentang tantangan yang mereka hadapi saat menjadi imam atau khatib di masjid, kemudian memberikan saran praktis dan solusi berdasarkan prinsip-prinsip Islam yang benar. Selanjutnya memberikan upan balik yang membangun baik mengenai penguasaan materi, gaya berbicara, maupun etika dalam memimpin shalat. Contohnya saya memberi masukan positif kepada peserta tentang cara mengatur intonasi suara, memperbaiki postur tubuh, dan memperjelas bacaan doa agar lebih mempengaruhi jamaah. Kemudian menjelaskan konsep-konsep secara sederhana namun tetap mendalam, kemampuan berkomunikasi sangat krusial, saya mampu melibatkan peserta dalam diskusi aktif, memberikan penjelasan yang mudah dimengerti, dan menggunakan metode yang interaktif. Dalam pelatihan khatib dan imam, saya memberikan keterampilan berbicara di depan umum, kepemimpinan dalam ibadah, dan penerapan akhlak Islam yang baik. Sedangkan dalam pelatihan literasi digital dan mengurangi kecanduan game online, saya memberikan pemahaman tentang pentingnya penggunaan teknologi yang bijak, serta cara-cara praktis untuk menghindari kecanduan game. Keterampilan komunikasi ini membantu peserta memahami materi dengan lebih baik dan memotivasi mereka untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Kemampuan kerjasama yang saya lakukan penting untuk memastikan kelancaran pelaksanaan, serta mendapatkan dukungan dari pihak-pihak yang memiliki akses langsung kepada peserta pelatihan. Saya bekerja sama dengan rekan dosen atau tenaga ahli lain yang memiliki keahlian untuk memberikan pelatihan yang lebih komprehensif kepada peserta pelatihan dan memberikan pendekatan yang lebih holistic. Saya mengajak peserta untuk berlatih bersama secara bergilir dalam memberikan khutbah, kemudian memberikan umpan balik konstruktif yang saling mendukung, sehingga tercipta suasana belajar yang kolaboratif dan menguntungkan bagi semua pihak. Kemampuan kerjasama yang saya lakukan dalam pengabdian kepada masyarakat dengan tema Pelatihan Khutbah Jumat Pada Santri Pondok Pesantren Modern Fatimah Azzikra Paluh Nipah Pematang Cengal Tanjung Pura dan Pendampingan dan Pelatihan Microsoft Office Untuk Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa STAI-JM dan Guru YASPEND Ar-Ridha Tanjung Pura, dalam kedua tema ini, saya bekerja sama dengan berbagai pihak seperti pengurus masjid, sekolah, orang tua, lembaga, dan komunitas untuk memastikan bahwa pelatihan dapat berjalan dengan efektif dan memberikan dampak yang nyata. Kerja sama ini membantu memperkaya pengalaman belajar peserta dan memastikan bahwa pelatihan berjalan dengan lancar, dengan dukungan yang komprehensif dari seluruh pihak yang terlibat.
Sebagai dosen, peran saya dalam meningkatkan kualitas kegiatan mahasiswa sangat penting. Ini bisa berupa berbagai kegiatan yang langsung berkaitan dengan pengajaran maupun melalui pemikiran dan kebijakan yang diusulkan untuk mendukung pengembangan mahasiswa. Berikut contohnyata yang saya lakukan : Saya mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi dalam penelitian, baik yang dilakukan di dalam jurusan atau bahkan secara interdisipliner. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam mengumpulkan data, menganalisis informasi, serta mengembangkan keterampilan penulisan ilmiah. Saya juga memfasilitasi mahasiswa dalam mempublikasikan hasil penelitian mereka di link jurnal https://jurnal.perima.or.id/index.php/JRM/Timeditorial. Selain itu saya juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk bergabung dalam organisasi kemahasiswaan seperti Himpunan Mahasiswa, Kelompok Studi, atau Komunitas Keagamaan. Saya juga seringkali menjadi pembimbing atau mentor bagi kegiatan organisasi, memberikan bimbingan dalam penyusunan program, serta mendukung kegiatan yang mendorong kepemimpinan, manajemen waktu, dan pengembangan karakter mahasiswa, Saya juga mengadakan workshop untuk mahasiswa. Kegiatan ini dirancang untuk mengasah keterampilan yang tidak hanya berguna dalam dunia akademik, tetapi juga dalam dunia profesional dan kehidupan sehari-hari mahasiswa. https://staijmlangkat.ac.id/seminar-dosen-dan-mahasiswa-pendidikan-agama-islam-semester-v-dengan-tema-tantangan-dan-problematikan-tri-pusat-pendidikan/, https://staijmlangkat.ac.id/seminar-dosen-dan-mahasiswa-dengan-tema-pendidikan-multikultural-sebagai-landasan-pengembangan-karakter-untuk-mempersiapkan-gen-z-di-tengah-perbedaan-budaya/
Dukungan institusi terhadap implementasi peningkatan kualitas kegiatan mahasiswa dalam mempublikasikan hasil penelitian mereka, baik di jurnal ilmiah maupun melalui seminar, sangat penting untuk mengembangkan potensi akademik mahasiswa dan memastikan bahwa hasil penelitian mereka mendapat pengakuan yang luas, adapun bentuk dukungan yang diberikan institusi untuk mendukung mahasiswa dalam mempublikasikan hasil penelitian mereka: Institusi membuat rumuh jurnal dan mengadakan pelatihan mengenai penulisan artikel ilmiah yang efektif, mencakup cara menyusun abstrak, metodologi, hasil, dan diskusi yang sesuai dengan standar akademik. Pelatihan ini juga mengajarkan cara memilih jurnal yang tepat dan menghindari plagiarisme, serta mematuhi format dan gaya referensi yang ditetapkan oleh jurnal. Dosen atau peneliti senior memberikan bimbingan langsung mengenai penyusunan artikel ilmiah, termasuk mengarahkan mahasiswa pada referensi yang relevan, serta membantu mahasiswa dalam meninjau kembali struktur dan kesalahan teknis dalam artikel mereka sebelum dikirimkan ke jurnal. Institusi menyediakan fasilitas laboratorium komputer, yang memungkinkan mahasiswa untuk melakukan penelitian dengan cara yang lebih efisien dan menghasilkan data yang valid dan berkualitas tinggi yang nantinya dapat dipublikasikan.
Sebagai dosen, interaksi yang saya lakukan dengan mahasiswa dalam meningkatkan kualitas kegiatan terutama dalam mempublikasikan hasil penelitian, sangat penting. Saya tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing yang membantu mahasiswa dalam berbagai tahapan penelitian dan publikasi. Saya membimbing mahasiswa dalam menyusun skripsi atau tugas mini riset yang saya berikan menjadi artikel jurnal ilmiah dan memberikan umpan balik pada setiap BAB, mulai dari pendahuluan, metodologi, hingga kesimpulan. Saya juga membantu mahasiswa dalam memperbaiki penulisan, serta menyarankan jurnal yang sesuai dengan topik penelitian mereka. Mengadakan sesi pelatihan khusus tentang penulisan abstrak dalam sesi tersebut, mahasiswa diberi pemahaman mengenai bagaimana menulis artikel yang sesuai dengan pedoman jurnal tertentu dan menghindari plagiarisme. Memberikan panduan mengenai proses submit artikel, serta menegaskan pentingnya memilih jurnal yang tepat agar artikel diterima dan dipublikasikan dengan baik. Mengadakan forum diskusi ilmiah yang memungkinkan mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka secara informal kepada teman-teman sekelas. Forum ini memberikan mahasiswa kesempatan untuk mendapatkan umpan balik dari audiens dan memperbaiki karya mereka sebelum mengirimkannya ke jurnal atau seminar.
Mahasiswa memperoleh kemampuan penulisan ilmiah yang lebih baik, memahami struktur artikel ilmiah, dan menguasai metode penulisan yang sesuai dengan standar akademik. mahasiswa yang mempublikasikan artikel di jurnal mengasah keterampilan menulisnya, memahami cara menyusun abstrak, metodologi, diskusi, dan kesimpulan dengan cara yang lebih terstruktur dan mudah dipahami. mahasiswa dapat meningkatkan reputasi akademik dan memperoleh pengakuan atas kontribusinya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Mahasiswa merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk melanjutkan penelitian mereka. Keberhasilan ini memberi mereka rasa pencapaian yang membangun semangat untuk terus berkarya. Selain itu institusi, juga memperoleh peningkatan reputasi dan mengembangkan jaringan apabila publikasi penelitian dosen dan mahasiswa yang diterima di jurnal terindeks Scopus atau Web of Science dapat meningkatkan peringkat universitas dalam klasemen global, menunjukkan bahwa institusi tersebut menghasilkan peneliti berkualitas. Institusi mendapatkan pengakuan global dan memperkuat posisi mereka sebagai lembaga pendidikan yang berfokus pada penelitian. Pihak lain seperti peneliti, industri, pembuat kebijakan, dan masyarakat juga dapat memanfaatkan temuan penelitian mahasiswa untuk meningkatkan pengetahuan, solusi praktis, dan kerja sama yang lebih luas.
Contoh nyata kontribusi saya sebagai dosen, berupa pemikiran untuk meningkatkan kualitas manajemen/pengelolaan institusi untuk melaksanakan pelatihan bagi dosen dan staff administrasi mengenai penggunaan sistem informasi akademik yang baru atau metode pengajaran terbaru yang lebih efisien, mengusulkan integrasi sistem informasi akademik yang memungkinkan mahasiswa untuk memantau perkembangan studi mereka secara real-time, termasuk pengelolaan jadwal kuliah, ujian, dan kegiatan akademik lainnya, sehingga dapat mengurangi kesalahan administratif dan mempercepat proses layanan, kegiatan tersebut di laksanakan pada tanggal 21 Juni 2024 di Ruang Aula STAI Jam’iya Mahmudiyah Langkat. Narasumber Muhammad Isa Taufik, S.Kom (https://staijmlangkat.ac.id/pelatihan-sistem-informasi-akademik-siakad-bagi-staff-dan-dosen-stai-jamiyah-mahmudiyah-langkat-tahun-2024/) kegiatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen institusi, tetapi juga menciptakan dampak langsung bagi mahasiswa dan staf akademik. Melalui pelatihan ini, dosen terinspirasi untuk mengembangkan diri, sementara institusi menjadi lebih siap menghadapi tantangan pendidikan modern, menciptakan ekosistem yang mendukung pendidikan berkualitas dan berkelanjutan. Dengan menerapkan pemikiran strategis dan inovasi di berbagai aspek, seperti sistem informasi akademik, pengelolaan laboratorium, kurikulum berbasis industri, hingga pelayanan mahasiswa, dosen turut memastikan institusi bergerak seiring perkembangan zaman.
Dukungan institusi terhadap kegiatan Pelatihan Dosen dan Staff Akademik, terutama yang berkaitan dengan penggunaan sistem informasi akademik yang baru atau metode pengajaran terbaru yang lebih efisien, dapat terlihat dalam berbagai bentuk yang mendukung pelaksanaan dan keberlanjutan kegiatan tersebut seperti mendanai pelatihan dengan menghadirkan ahli atau narasumber yang berkompeten di bidang sistem informasi akademik atau metode pengajaran terkini. Menyediakan perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan selama pelatihan, seperti komputer, proyektor, serta platform e-learning atau sistem informasi akademik yang akan diajarkan. Menyediakan ruang pelatihan yang nyaman dengan fasilitas yang mendukung agar pelatihan dapat berlangsung dengan lancar. Memastikan bahwa sistem informasi akademik baru dapat diterapkan dengan baik dalam pelatihan dan membantu peserta pelatihan memahami fungsionalitas sistem tersebut. Memberikan materi tentang metode pengajaran terbaru, seperti pembelajaran berbasis teknologi, pembelajaran aktif, dan pengajaran berbasis riset. memastikan kelancaran operasional, seperti jadwal, tempat, dan penyediaan sumber daya selama pelatihan. Memberikan sertifikat atau pengakuan resmi terhadap dosen dan staff yang mengikuti pelatihan dan dapat menunjukkan hasil implementasi yang signifikan dalam cara pengajaran mereka atau dalam penggunaan sistem informasi akademik yang baru. Mengumpulkan umpan balik dari peserta pelatihan untuk mengevaluasi materi, metode penyampaian, dan kualitas pelatihan. Melakukan evaluasi pasca-pelatihan terhadap dosen dan staff untuk melihat apakah mereka telah berhasil mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pekerjaan mereka, seperti penggunaan sistem informasi akademik yang lebih efektif atau penerapan metode pengajaran yang baru.
Contoh nyata kendali diri saya sebagai dosen dalam implementasi manajemen/pengelolaan institusi kegiatan pelatihan SIKAD (Sistem Informasi Akademik), absensi, dan pengisian nilai online, dapat dilihat dalam berbagai aspek yang menunjukkan kedisiplinan, pengelolaan waktu, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi serta menjalankan prosedur administratif, Saya memastikan untuk memeriksa dan meng-update data absensi dan nilai mahasiswa secara rutin dan tepat waktu melalui SIKAD. Meskipun ada kesibukan lain, saya tetap memprioritaskan pengisian data akademik dengan benar dan sesuai prosedur untuk mendukung kelancaran proses akademik, menjaga konsistensi dan keteraturan dalam pelaksanaan tugas administrasi. Memastikan bahwa nilai mahasiswa dimasukkan secara akurat dan tepat waktu setelah setiap ujian atau tugas diberikan. Meskipun harus mengejar tenggat waktu pengisian nilai, saya mengatur waktu dengan bijak agar proses pengisian nilai tidak terburu-buru, serta memastikan nilai yang diberikan sesuai dengan penilaian yang objektif. menjaga keteraturan dengan selalu mengunggah materi kuliah tepat waktu, memberikan instruksi yang jelas, serta memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki akses yang adil terhadap materi dan tugas.
Contoh nyata tanggung jawab saya sebagai dosen dalam implementasi manajemen/pengelolaan institusi yang dapat ditunjukkan saya bertanggung jawab untuk memverifikasi bahwa data mahasiswa yang terdaftar pada SIKAD sudah benar, termasuk memastikan bahwa jadwal kuliah, materi pembelajaran, serta informasi lainnya sesuai dengan rencana pengajaran yang telah disusun. Saya juga memastikan bahwa pengisian nilai dilakukan tepat waktu setelah ujian atau tugas diberikan kepada mahasiswa. Ketepatan dan akurasi ini penting untuk kelancaran proses akademik mahasiswa. Memonitor kehadiran mahasiswa pada setiap pertemuan dan mencatat kehadiran mereka dengan benar di sistem absensi online yang digunakan oleh institusi, memastikan bahwa absensi dicatat secara akurat, tidak ada data yang terlewat atau salah, serta mematuhi prosedur yang berlaku dalam pencatatan absensi. Menjaga keamanan informasi yang dimiliki mengenai mahasiswa, seperti nilai dan absensi, agar tidak tersebar atau disalahgunakan, bertanggung jawab untuk memastikan bahwa hanya pihak yang berwenang yang dapat mengakses data tersebut. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian nilai atau absensi di SIKAD, saya bertanggung jawab untuk segera mengoreksi kesalahan tersebut dan berkoordinasi dengan pihak administrasi atau IT untuk memastikan data yang tercatat benar dan sesuai, juga menginformasikan kepada mahasiswa jika terjadi perubahan atau masalah dengan administrasi tersebut.
Contoh nyata keteguhan pada prinsip sebagai dosen dalam implementasi manajemen/pengelolaan institusi, saya dengan prinsip akuntabilitas akan memastikan bahwa semua pengisian nilai dan absensi dilakukan dengan jujur dan transparan, tanpa ada tekanan untuk mengubah atau memperbaiki data demi kepentingan pribadi atau mahasiswa. Menolak untuk mengubah nilai mahasiswa yang tidak sesuai dengan hasil penilaian yang sah, meskipun mungkin ada tekanan dari mahasiswa atau pihak lain. Konsisten dalam memberikan nilai berdasarkan prestasi akademik mahasiswa tanpa terpengaruh oleh hubungan pribadi atau alasan lain. Jika ada mahasiswa yang mengajukan permintaan untuk perubahan nilai dengan tegas akan menjelaskan bahwa nilai hanya akan diubah jika terdapat kesalahan dalam pengisian atau penilaian yang sah, bukan berdasarkan permintaan pribadi. Meskipun ada tekanan untuk memberikan dispensasi atau memperbolehkan mahasiswa yang sering absen untuk tidak tercatat, dengan prinsip integritas akan selalu mencatat absensi sesuai dengan fakta kehadiran mahasiswa, tidak akan mengizinkan praktik yang merugikan integritas absensi, seperti rekayasa kehadiran atau toleransi berlebih terhadap ketidakhadiran mahasiswa yang tidak dapat dibenarkan. Selalu menyediakan akses kepada mahasiswa untuk melihat perkembangan nilai mereka melalui SIAKAD dan memberikan penjelasan terbuka tentang bagaimana nilai dihitung atau bagaimana keputusan penilaian dibuat. Jika mahasiswa merasa ada yang kurang jelas, dengan prinsip keterbukaan akan menjelaskan secara transparan, tanpa menyembunyikan informasi atau menghindari pertanyaan. Selalu mengikuti pedoman dan kebijakan yang ditetapkan oleh institusi dalam pengelolaan sistem informasi akademik dan tidak akan melakukan penyesuaian atau pengecualian yang tidak sesuai dengan peraturan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar